HMPI Gelar Pelantikan dan Rakernas.

BOGOR, SPIDER – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Himpunan/Forum Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) resmi dilantik Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, setelah sekian lama menanti, dimana sebelumnya munas ke VII digelar pada 24-29 Mei 2016 lalu.

Pelantikan sendiri dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 12-13 November 2016 di Puncak Bogor, Jumat (11/11)

Dalama acara tersebut sebagai narasumber Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi RI Prof Muhammad Nasir, Ph.D memberikan sambutan terkait organisasi mahasiswa berbasis pascasarjana bahwa organisasi ini harus mendorong budaya riset di perguruan tinggi sehingga bangsa ini diharapkan bisa menjadi bangsa memiliki tingkat Indeks pembangunan manusia terbaik di kawasan Asia Pasifik.

Selain itu secara tidak langsung mahasiswa pascasarjana melahirkan gagasan solutif terhadap berbagai persoalan bangsa tentunya dengan berbagai perspektif keilmuan.

Menurut Andi Fajar Asti Ketua Umum DPP HMP Indonesia memiliki desain baru terkait eksistensi organisasi kedepan untuk memperkuat konsolidasi keorganisasian, melahirkan gagasan konstruktif secara teruji melalui riset dan publikasi ilmiah.

Selain pengembangan SDM dan Tridarma perguruan tinggi serta menjadi bagian dari solusi persoalan bangsa. Diakhir sambutannya bahwa jika Indonesia mau berkemajuan harus mampu mengawinkan antara kepentingan pemerintah, pengusaha dan perguruan tinggi. Peran pemerintah membackup pengusaha dan perguruan tinggi dalam bentuk kebijakan, kemudian pengusaha membeli riset dari perguruan tinggi untuk kepentingan industri, dan perguruan tinggi didorong untuk selalu melakukan riset dan modifikasi teknologi untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Adapun peserta hadir dalam pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) berjumlah 150 orang pengurus dari 60 perguruan tinggi di Indonesia dibawah naungan Kemenristekdikti RI, Kemenag RI dan Kemendagri RI.

Hal itu dikatakan Edwin Fadil Latif akrab disapa Eifal Mahasiswa Magister Ilmu Administrasi Negara Konsentrasi Kebijakan Publik FISIP UNMUL selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Kalimantan DPP HMPI.

“Spirit generasi perlu diperluas dan dipertajam, dimana Kalimantan memiliki banyak perguruan tinggi yang tentunya memilki banyak potensi Sumber Daya Manusia perlu dilakukannya riset dalam mengisi dan mengawal pembangunan,” terang Eifal.

Menurut Eifal, Kalimantan kaya akan Sumber Daya Alam, merupakan bagian dari kajian HMPI dengan turut serta melakukan riset serta menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah terhadap pengelolaan SDA yang ada.

“Karena itu tahap konsolidasi awal dengan melakukan pembentukan pada seluruh perguruan tinggi yang ada di Kalimantan, sehingga jalur koordinasi dengan DPP HMPI serta kepada masing-masing pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat terwujud, dengan tetap mengedepankan riset yang terukur dan terarah,” tutup Eifal.#red/has

Leave a Reply