PERAN STRATEGIS GENERASI MILLENIAL

Yogyakarta, Deputi dua Pengembangan pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI kembali menggelar forum pimpinan kepemudaan yang resmi dibuka oleh kepala deputi Dr. Jonni Mardizal, MM. Kegiatan kali ini diselenggarakan di Yogyakarta pada 13 hingga 15 November 2017 dengan tema Pemuda Indonesia Berani Bersatu. Hadir dalam pembukaan acara ini Asisten Deputi organisasi  kepemudaan dan pengawasan kepramukaan Drs. Sanusi, MH., kepala balai pemuda dan olahraga Yogyakarta, dan para pejabat eselon III, eselon IV, serta para peserta dari berbagai organisasi kepemudaan KEMENPORA. 

Dalam sambutannya, Dr. Jonni Mardizal, MM. berpesan sebagai generasi muda y-z harus mampu berdaya saing unggul, senantiasa berbuat kebaikan, dan terus belajar untuk masa depan sukses. Begitu juga disampaikan oleh kepala Balai Pemuda dan Olahraga Yogyakarta, Ir. Edi Wahyudi, M.Pd. bahwa siap tidak siap sebagai generasi muda harus memajukan Indonesia. OKP Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia yang akrab disapa HMPI hadir dalam kesempatan ini di wakili oleh sekretaris bidang INFOKOM, Rizqi Nurul Ilmi yang juga bertugas sebagai MC dalam pembukaan kegiatan forum pimpinan kepemudaan KEMENPORA.

 

Adapun pemateri yang hadir dalam forum ini yaitu, Prof. Dr. Armaidy Armawaty, M.Si., Prof. Dr. Purwo Santoso, My Esti Wijayanti, dan Staff khusus KEMENPORA Zainul Munasichin, M.A.  Beberapa materi yang disampaikan dalam forum ini antara lain peran pemuda dalam kesatuan bangsa dan negara, dan eksistensi generasi millenial. My Esti Wijayanti yang merupakan anggota DPR RI komisi X memaparkan regenerasi dan periode x-y-z, bahwa tantangan dari setiap periode yang berbeda membutuhkan pemahaman kelompok generasi tertentu (cohort group) pada waktu dan periode tertentu, dengan memahami generasi dan pentingnya relasi intergenerasi. Selain itu ia menekankan generasi millennial harus meningkatkan nilai kreatif dan multi tasking.

Selain mengikuti beberapa materi kepemudaan, peserta forum juga diberikan kesempatan untuk memberikan rekomendasi program yang akan disampaikan ke legislatif melalui KEMENPORA, yang sebelumnya para peserta  terbagi beberapa komisi. Rekomendasi yang disampaikan salah satunya mengenai program rumah kebhinekaan dan pekan olahraga antar OKP KEMENPORA.

Dalam sesi terakhir dan penutupan kegiatan, Staff khusus KEMENPORA Zainul Munasichin, M.A. mengatakan target KEMENPORA selanjutnya yaitu mewujudkan pemuda yang memiliki kapasitas, dan mewujudkan pemuda yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing dengan berbagai program antara lain pemuda anti narkoba dengan relawan 27.000 ribu di 1.200 sekolah, 1.500 pemuda mandiri membangun desa di 46 kabupaten, di 10 provinsi, serta program pemuda magang di kawasan ASEAN. #RNI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *